Pembangkit Listrik Tenaga Surya Untuk Para Petani Tanpa Diesel

0 Comments

panel suryaIndonesia merupakan salah satu negara tropis paling subur di dunia, dimana hampir segala jenis tanaman bisa tumbuh dan hidup dengan subur di negara tercinta ini. Selain tanaman tropis, tanaman sub tropis hingga tanaman 4 musim pun bisa tumbuh dengan baik di Indonesia. Melihat kondisi tanah yang seperti ini, tentu sangat memungkinkan jika negara Indonesia memiliki kekayaan hasil bumi dan palawija yang sangat berlimpah, namun bagaimana dengan kenyataannya? Bahkan suplai air untuk area persawahan tanpa listrik pun masih sangat sulit dan mencemaskan. Ya, keterbatasan sumber air bersih di beberapa area persawahan membuat produktivitas petani Indonesia menjadi terhambat. Melihat kondisi lapangan yang seperti ini, membuat para pemerintah akhirnya memberikan solusi efektif untuk menanggulangi permasalah tersebut. Salah satunya ialah dengan memberikan bantuan berupa pembangkit listrik diesel. Akan tetapi, pompa air ini tidak bertahan lama. Permasalahan tersebut kini telah terjawab dengan hadirnya pembangkit listrik tenaga surya untuk memakmurkan para petani di daerah non listrik.

Beberapa wilayah di Indonesia telah menggunakan sistem pembangkit listrik yang memanfaatkan energi matahari ini, termasuk Kab Agam di Sumatera Barat. Penggunaan pembangkit listrik tenaga surya tidak terbatas hanya untuk kepentingan pertanian saja, beberapa perumahan bahkan sudah menggunakan pembangkit listrik tenaga surya untuk rumah dengan kompleksitas yang lebih rendah dan lebih sederhana.

Dengan menggunakan tenaga surya, maka tidak akan membutuhkan pasokan listrik PLN maupun perusahaan listrik lainnya. Dengan kata lain, pembangkit listrik bisa dipasang di area pemukiman atau persawahan meski jauh dan tidak terjangkau akses pasokan listrik sekalipun. Selain itu, pembangkit listrik tenaga surya juga tidak membutuhkan proses maintenance untuk memelihara sistem operasionalnya karena yang dibutuhkan hanyalah kesadaran untuk menjaga dan merawat pembangkit listrik agar tidak hilang dan rusak. Menariknya, pembangkit listrik tenaga surya bisa bekerja hingga 8 jam sehari dan mampu bekerja dengan ekstra saat cuaca matahari lebih terik dan cerah. Secara otomatis, pembangkit tenaga surya akan berhenti saat sedang tidak ada matahari, dan ini menjadi salah satu kekurangan dari pembangkit listrik tenaga surya..

0

About admin

    You May Also Like

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *